Home Anxiety Cara Mengatasi Kecemasan Coronavirus: Cara Menangani Stres, Ketakutan, dan Kecemasan.

Cara Mengatasi Kecemasan Coronavirus: Cara Menangani Stres, Ketakutan, dan Kecemasan.

661
0

Pentingnya mengetahui bagaimana cara mengatasi kecemasan Coronavirus mulai dari cara menangani stress, ketakutan, dan kecemasan yang berlebihan akibat Covid-19 yang sedang terjadi di seluruh dunia.

Coronavirus, menjadi hal genting yang menyerang dunia Kesehatan di seluruh dunia. Sejak tahun 2020, kasus Covid-19 mengalami kenaikan kasus secara signifikan, namun pada tahun 2021 Covid-19 mengalami penurunan angka kasus Covid-19 di Indonesia. Walaupun begitu, Coronavirus masih mengalami mutasi menjadi lebih kuat dan berbahaya, hal ini tentu masih menjadi sesuatu kasus yang harus terus ditangani secara cepat dan tepat. Terlebih, tentang kecemasan Coronavirus: cara menangani stres, ketakutan, dan kecemasan.

Beberapa Cara Untuk Mengatasi Kecemasan terhadap Coronavirus

Sebelum mengetahui cara-cara mengatasi kecemasan Coronavirus, akan lebih baik untuk kita mengenali apa itu kecemasan, perasaan stress, dan ketakutan terlebih dahulu,

Cemas

Cemas, pada dasarnya perasaan cemas memang menjadi sesuatu hal yang wajar dirasakan oleh setiap orang, namun kasus cemas menjadi lebih serius apabila rasa cemas ini dianggap sudah berlebihan dan mengganggu aktivitas kehidupan sehari-hari, maka harus segera dilakukan penanganan yang tepat dan cepat.

Gejala yang ada pada serangan kecemasan di antaranya adalah, ketakutan secara irasional yang menetap, terjadinya masalah tidur, adanya ketegangan otot, gemetar hebat, berkeringat, jantung yang berdebar, nafas yang cepat, mual, diare, perasaan sakit dan tidak nyaman pada perut, iritabilitas dan sulit konsentrasi.

Stress

Stress merupakan Kesehatan mental yang diakibatkan oleh tekanan batin yang terjadi karena adanya masalah, seperti stress yang diakibatkan oleh masalah Coronavirus. Stress memiliki beberapa gejala di antaranya: perasaan mudah gusar, frustrasi, suasana hati yang mudah berubah-ubah, pikiran yang serinkali merasa kalut, merasa kesepian, kebingungan, depresi, lemas, pusing, sakit kepala, gangguan pencernaan, mudah berkeringat, nafsu makan menurun, dan tubuh yang gemetar.

Kecemasan dan perasaan stress yang terjadi akibat Coronavirus, diakibatkan oleh rasa was-was terhadap hal-hal yang bisa menjadi faktor terjangkitnya Covid-19 seperti, penularan dari orang sekitar, penularan dari benda-benda di sekitar, dan berita kasus kematian Covid-19 yang semakin mengalami kenaikan. Kecemasan dan stress akibat Coronavirus juga bisa dirasakan oleh anak-anak, sehingga penting untuk mengasuh anak selama pandemic coronavirus.

Setelah mengetahui gejala dan faktor kecemasan terhadap Coronavirus, sekarang kita ketahui tentang penanganan terhadap kecemasan Coronavirus: 

Cara menangani stres, ketakutan, dan kecemasan.

1. Berpikiran Positif

Dalam beberapa kasus, pemikiran positif dapat secara efektif mengurangi perasaan cemas dan stress. Pemikiran positif dapat mempengaruhi cara kerja tubuh dan peningkatan imun sehingga tubuh bisa lebih kuat. Dengan berpikiran positif, kita akan merasa bahwa Coronavirus tidak akan menyerang pada diri kita, dan pandemi akan segera berakhir dengan cepat.

2. Memiliki Kesibukan dan Aktivitas yang Positif

Di masa pandemi, kegiatan sosial memang menjadi lebih dibatasi. Namun hal ini bukan menjadi alasan untuk tidak melakukan aktivitas dan tidak menjadi produktif. Semakin tidak produktif, maka pemikiran akan hanya terfokus pada hal-hal yang tidak penting, bahkan tertuju pada kasus coronavirus yang mengakibatkan adanya perasaan cemas dan takut

3. Hindari Berita Tentang Covid-19 yang Berlebihan

Mengetahui informasi terkini tentang Covid-19 memang perlu, namun sebaiknya kita bisa lebih membatasi dalam menerima asupan berita dan informasi buruk tentang Covid-19. Berita buruk akan menjadi pemicu adanya perasaan cemas, stress, dan ketakutan yang berlebihan terhadap Covid-19.

4. Konsultasi dengan Ahlinya

Apabila rasa cemas, stress, dan ketakutan terhadap Coronavirus semakin sulit untuk dikontrol, sebaiknya kita melakukan konsultasi dengan tenaga ahli dibidangnya seperti dengan psikolog atau psikiater. Konsultasi ini bisa dilakukan secara mudah. Yakni dengan mengunjungi puskemas, Rumah Sakit Jiwa, atau menghubungi psikologi secara online.

Itulah beberapa cara untuk mengatasi kecemasan Coronavirus: cara menangani stres, ketakutan, dan kecemasan yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19.

Previous articleTo Avoid, Here’s the Negative Impact of Helicopter Parenting
Next articleViolence Against Children During A Pandemic

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here