Home Indonesian Pentingnya Melaksanakan Trauma Healing Korban Semeru

Pentingnya Melaksanakan Trauma Healing Korban Semeru

48
0

Terjadinya bencana alam seperti gempa bumi dan gunung meletus yang datang secara tiba-tiba dengan membawa dampak yang cukup besar dan bisa mengubah kehidupan bagi yang mengalaminya dalam kurun waktu yang sekejap saja. Oleh karena itu, kejadian seperti ini dapat menyebabkan adanya trauma pada para korban yang terkena dampak tersebut hingga juga bisa menyebabkan gangguan mental, maka dari itu perlu untuk dilakukan pencegahan dengan upaya melakukan trauma healing. Seperti adanya bencana gunung semeru yang baru saja meletus dan juga memakan banyak korban, sehingga pihak pemerintah perlu untuk melakukan trauma healing korban semeru agar mereka bisa pulih kembali dan beraktivitas dengan baik.

Tahapan Pelaksanaan untuk Menjalankan Trauma Healing Pada Korban Bencana Alam

Melakukan trauma healing korban semeru bukanlah sebuah hal yang mudah, tetapi hal ini memegang peranan yang penting untuk dilakukan karena jika tidak, bisa menyebabkan para korban bencana alam mengalami PTSD. Apalagi untuk anak-anak yang biasanya cenderung lebih sulit untuk dapat mengungkapkan apa yang dirasakannya, terutama untuk kecemasan yang dialami sehingga penting untuk diperhatikan. Terdapat beberapa tahapan yang perlu untuk dilakukan agar proses pelaksanaan trauma healing ini bisa berjalan dengan baik dan bekerja untuk membantu kesembuhan mental dari para korban yang mengalaminya sehingga bisa kembali bangkit dari keterpurukan yang dialami tersebut.

Tahap Pertama dengan Menjaga Keamanan dan Stabilitas

Hal pertama yang dapat dilakukan untuk membantu adanya trauma healing korban semeru yaitu dengan biasanya dokter akan memberikan kebutuhan sesuai dengan apa yang ada, termasuk juga untuk mengkonsumsi obat tertentu untuk membantu menjaga stabilitas tersebut. Biasanya dokter juga akan memberikan pengawasan terhadap perjalanan tahap pertama ini dengan membantu untuk memberikan beberapa terapi yang bisa dilakukan dengan mudah. Termasuk juga dalam membantu mengatasi adanya emosi secara berlebih, perasaan yang dialami, melakukan pengelolaan terhadap rasa takut yang dimiliki, dan juga membantu untuk menstabilkan diri kembali ketika dihadapkan dengan pemicu dari trauma tersebut yang kurang baik.

Tahap Kedua dengan Memberikan Waktu untuk Mengingat dan Berduka

Tahapan kedua dalam upaya untuk trauma healing korban semeru yang dapat dilakukan yaitu dengan mendorong untuk melakukan dan menjalankan proses trauma tersebut dan juga mengakui dengan baik terkait dengan apa yang dirasakan, termasuk juga berbagai hal yang hilang dari dalam hidup. Proses untuk menjelajahi peristiwa yang cukup traumatis tersebut menjadi sebuah jalan dalam psikologi untuk membantu diri agar bisa melakukan penyembuhan dengan cukup baik. Tentunya proses ini juga akan diawasi oleh pihak yang sudah profesional sehingga para korban mampu untuk menggunakan hal ini dengan lebih baik dan maksimal demi kesembuhan mentalnya.

Tahapan Ketiga dengan Mengembalikan dan Memulihkan Hubungan

Tahapan ketiga dalam proses trauma healing korban semeru ini akan lebih berfokus terhadap pemberdayaan yang dilakukan untuk membantu dalam upaya kembali untuk membawa kendali dalam kehidupan dan juga penyembuhan dengan lebih baik. Para korban perlu untuk mengingat kembali bahwa trauma yang dimilikinya tersebut bukanlah sebuah hal yang dapat mendefinisikan dirinya dan tidak perlu untuk menjadikan hal tersebut menggambarkan diri dengan memberikan kontrol lebih. Para korban perlu untuk mengingat bahwa memiliki trauma bukanlah berarti bahwa mereka menjalaninya secara sendirian, melainkan ada banyak bantuan yang siap untuk membantunya kembali pulih dan menemani dalam setiap langkah.

Tahap Keempat Dengan Bersabar Menghadapi Ujian Bencana Alam

Kesabaran adalah kekuatan yang luar biasa dalam menghadapi ujian hidup. Termasuk saat korban bencana alam erupsi semeru. Dalam kondisi terberat apapun yang dihadapi korban saat ini adalah bagian dari ujian hidup. Menerima dan menjali ujian ini dengan kesabaran adalah salah satu proses untuk menguatkan mental dan keimanan. Karena setiap rentang kehidupan setiap manusia akan selalu menghadapi ujian hidup. Allah SWT akan menguji hambanya dengan ujian disetiap waktu kehidupannya.

Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.

Previous articleFragile Generation Z Alpha
Next articlePerlu Dihindari, Ini Dia Dampak Negatif Helikopter Parenting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here