Home Indonesian Fenomena Salam dari Binjai

Fenomena Salam dari Binjai

59
0

Kreatifitas anak anak Indonesia memang sangat luar biasa. Dari sabang sampai merauke mereka mempunyai beragam cara dalam bermain. Dalam kondisi pandemic saat ini tidak menghalangi anak untuk tetap bermain mengekspresikan isi hatinya. Setiap saat anak anak secara spontan bisa membuat permainan baru. Dimana saja anak anak berada akan tercipta permainan baru. Dengan benda apapun yang ditemui anak anak akan membuatnya menjadi permainan yang tidak pernah terpikirkan oleh orang dewasa. Apapun yang dipegang anak anak akan dibawa masuk kedalam dunianya yaitu dunia bermain.

Dari ujung Indonesia, di kota binjai menjadi ramai karena ada seorang remaja bernama paris parnandes yang melakukan aksinya bermain dengan pohon pisang. Permainan yang dilakukannya sangat sederhana dan unik. Paris menggunakan pohon bisa sebagai teman untuk lawan bertinjunya. Daripada meninju meninju temannya hingga babak belur. Dia mengalihkan hoby dan bakat bertinjunya ke pohon pisang. Apa yang dilakukan paris adalah perilaku yang wajar dilakukan remaja seusianya. Hal tersebut tentu tidak pernah terpikirkan oleh orang dewasa yang ada disekitarnya.

Kekerasan Dalam Permainan Atau Kreatifitas?

Ada banyak hal menarik yang bisa dilakukan dengan pohon pisang. Bila anak jaman old menggunakan pohon pisang menjadi beraneka ragam permainan. Anak jaman now menggunakan pohon pisang untuk lawan bertinju. Anak jaman old menggunakan pisang untuk bermain kuda kudaan, bermain perahu, bermain masak masakan, bermain mobil mobilan, bermain tinju tinjun dan banyak lagi. Mereka mengeksplore pohon pisang mulai dari ujung daun hingga akarnya. Berbeda dengan anak jaman now yang mungkin baru tahu bila pohon pisang bisa digunakan untuk bermain tinju tinjuan. Maka tidak heran banyak anak jaman now yang terkagum kagum melihatnya.

Memukul pohon pisang, menendang pohon kelapa, mendorong pohon mangga, mencubit pohon rambutan bukan termasuk bentuk kekerasan dalam permainan. Hal ini tidak lebih dari bentuk ekpresi anak jaman now. Kondisi tidak bisa bertemu dengan teman sekolah. Tidak bisa bermain bersama dengan teman sebangku. Tidak bisa bercanda dengan teman dilapangan adalah hal yang tidak menyenangkan. Untuk itu mengekspresikan hal yang tidak menyenangkan menjadi sesuatu yang positif adalah salah satu bentuk dari perilaku kreatif.

Bagaimana Hal Sederhana Tersebut Bisa Menjadi Viral?

Kondisi pandemic yang sedang terjadi selama dua tahun ini membuat anak anak merasa jenuh, bosan, dan tidak bersemangat. Banyak hal menarik yang tidak bisa dilakukan anak anak. Banyak hal yang menyenangkan tidak bisa dirasakan anak anak. Kegiatan berinteraksi dan bermain dengan teman sangat terbatas. Ketika anak sangat membutuhkan teman untuk bermain, mereka hanya bisa melihat melalui gadget, bercerita melalu video call, mabar melalui online. Keterbatasan ini menyebabkan anak mendapat pengalaman yang sangat terbatas dalam dunia nyata. Anak tidak banyak mengetahui lingkungan disekitar rumahnya. Untuk bermain dengan teman sangat terbatas, apalagi bermain dengan pohon pisang. Hanya anak didaerah pedesaan yang bisa melakukan permain tersebut. Sedangkan anak diperkotaan hanyak hidup dan bermain didalam rumah mereka masing masing.

Jadi tidak heran jika ada Paris Parnande, anak dipedasaan kota binjai yang tiba tiba mendadak viral hanya karena berimain tinju tinjuan dengan pohon pisang. Padahal ada banyak hal yang menarik lainnya yang bisa dilakukan anak anak ketika bermain dengan pohon pisang. Nanum tidak banyak anak diperkotaan yang bisa bermain dengan pohon pisang karena memang kreatiftitasnya terbatas didalam rumahnya saja. Dikamarnya saja. Di laptopnya saja. Di HPnya saja.

Previous articlePenyebab Obsesive Compulsive Disorder Pada Anak
Next articleBenefits of Playing for Early Childhood

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here