Home Indonesian Tips Mempersiapkan Anak Untuk Belajar Offline PTM

Tips Mempersiapkan Anak Untuk Belajar Offline PTM

117
0

Pembelajaran lewat offline atau tatap muka yang disingkat PTM sudah dimulai di Surabaya sejak tanggal 6 September kemarin. Walaupun memang terdapat batasan-batasan dari pemerintah untuk pelaksanaannya, seperti pembatasan jumlah siswa maksimal 25% dan harus mematuhi protokol kesehatan. Tapi kita harus tetap bersyukur dan tetap mematuhi peraturan dari pemerintah agar indonesia secepatnya bisa terbebas dari Covid-19 dan dapat beraktivitas normal lagi.

Mensikapi PTM atau PETE EM

Dua pekan ini kita disibukkan dengan masukknya anak anak sekolah setelah libur terlama sepanjang abad ini. Dua tahun lebih anak anak kita tidak masuk sekolah dan hanya belajar dari rumah saja, atau bahasa kerennya dulu disebut homeschooling.

Tentunya setelah dua tahun tidak bersekolah secara langsung, anak anak sangat membutuhkan adaptasi baru untuk kembali bersekolah yang disebut dengan PTM T (pembelajaran tatap muka terbatas). PTM terbatas ini merupakan upaya menyelamatkan anak-anak Indonesia dari risiko dampak negatif Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara berkepanjangan. Sudah banyak kita ketahui bahwa dampak negative tersebut bisa kita lihat pada kondisi anak anak dirumah secara langsung. Ada dampak secara fisik dan juga dampak secara psikis.

Secara psikis tumbuh kembang anak anak menjadi terhambat karena terisolasi dirumah, jarang berinteraksi, berkomunikasi, dengan teman temannya maupun anak yang sesua dengan umurnya. Ada juga dampak secara emosi yang bisa kita lihat anak anak tidak bersemangat saat PJJ, kurang focus, abai dengan tugas tugas yang diberikan, gagal paham dengan penjelasan gurunya dan juga kejenuhan yang sangat luarbiasa. Ada juga rasa takut, cemas, gunda, galau, sedih yang terus menerus dirasakan anak anak ketika melihat mendengar kabar teman dekat, sahabatnya, atau orang disekitarnya meninggal karena pandemic yang belum ada ujungnya. Maka saat PTM T sudah dimulai pekan ini ada banyak harapan dari semua orang tua kepada anak anaknya untuk bisa belajar, bermain dengan teman temannya dan mendapatkan kembali semangatnya untuk mencpai cita citanya.

Ada dua hal penting yang harus disiapkan orang tua untuk melaksanakan PTM T (pembelajaran tatap muka terbatas)agar berjalan dengan maksimal. Pertama ada perangkat ekternal (hardware) berupa kelangkapan protocol kesahatan yang digunakan anak anak saat PTM T (pembelajaran tatap muka terbatas, seperti masker, handsanitizer, vitamin, oximeter dan beberapa lainnya yang anak anak sudah terbiasa selama dua tahun ini menggunakannya.

Yang kedua adalah perangkat internal (software) yang tidak kalah pentingnya dengan perangkat eksternal (hardware). Apa saja yang harus orang tua siapkan ?, ….. . keberanian, kedisiplinan, tanggung jawab, ketertiban, dan kewaspadaan adalah beberapa jenis software yang juga sangat menentukan berhasil atau tidaknya PTM T (pembelajaran tatap muka terbatas). Karena faktanya yang kita ketahui persiapan persiapan dan himbaun dari diknas setempat yang ada di medsos atau youtube hanya berfokus pada tools atau perangkat eksternal (hardware) saja. Mungkin karena lupa sehingga perangkat internal (software) tidak disampaikan pada peserta didik maupun orang tua.

Kelengkapan protocol kesehatan tanpa disertai dengan adanya kesiapan mental anak anak akan menjadikan PTM T (pembelajaran tatap muka terbatas) ini menjadi PE TE EM (perasaan takut dan menakutkan). Benar anak anak masuk sekolah dan memakai protocol kesehatan lengkap namun mental anak anak yang tidak disipakan akan menjadi permasalahan saat anak saat proses belajar mengajar berlangsung

Kondisi anak anak yang cemas, takut, gelisa, dan galau membuat proses belajar menjadi mencekam, hening dan menakutkan. Bila ini terjadim maka sudah bisa kita pastikan materi pembelajara hanya akan lewat dan bablas saja. Karena hal yang sangat penting dan harus ada pada saat anak anak belajar adalah kondisi perasaan tenang, nyaman, aman, bahagia, gembira dan menggembirakan.

Sebagai orang tua kita bisa memilih untuk melaksanakan PTM T (pembelajaran tatap muka terbatas) atau PETE EM (perasaan takut dan menakutkan) semua kembali ditangan ayah dan bunda.

Tetap semangat dan sehat selalu keluarga INDONESIA

Previous articleCara Memahami Jalan Pikiran Anak Indigo
Next articleChildfree, Genosida Gaya Baru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here