Home Uncategorized Disgrafia, Gangguan Menulis Pada Anak

Disgrafia, Gangguan Menulis Pada Anak

600
0

Setelah memberikan penjelasan kepada siswa, guru mulai menuliskan tugas dipapan tulis. Ada sekitar sepuluh kalimat berisi pertanyaan yang harus ditulis siswa. Setelah menyalin tulisan dipapan tulis. Seluruh siswa melanjutkan mengisinya dengan jawaban yang benar. Ada anak yang mampu menyalin tulisan dipapan tulis dengan cepat. Saat guru sudah selesai menulis dipapan tulis. Ada anak yang sudah menyelesaikan separuh tulisan. Ada anak yang menyelesaikan tiga kalimat. Ada yang baru mulai menulis satu kalimat. Bahkan ada anak yang masih bingung mau apa?.

Beberapa model respon anak tersebut menyesuaikan kondisi kesiapan anak saat belajar dikelas. Ada anak yang sudah tuntas kemampuan menulisnya. Ada anak yang masih belum tuntas. Bahkan Ada anak yang sama sekali belum bisa menulis.

Kondisi anak yang sama sekali belum bisa menulis saat dikelas satu sekolah dasar. Hal tersebut adalah salah satu indikasi anak tersebut mengalami gangguan menulis.

Alex adalah anak yang paling akhir menyelesaikan tugas menyalin kalimat dipapan tulis. Sehingga sering menyebabkan Alex ketinggalan materi pelajaran. Ini terjadi karena saat guru menjelaskan, alex masih menulis. Ketika guru selesai menjelaskan, Alex juga belum bisa menyelesaikan tulisannya. Kejadian dikelas ini sering terjadi berulang kali, sehingga menganggu anak yang lain.

Secara singkat, tim pendamping segera melakukan observasi atau diagnose terhadap gangguan menulis yang sedang dialami Alex. Dari hasil observasi ditemukan data sebagai berikut;

  1. Gangguan menulis yang sedang dialami Alex disebabkan karena gangguang Visual
  2. Alex kurang mampu mempersepsikan gambar visual untuk diaplikasikan dalam bentuk goresan tulisan.
  3. Alex mengalami gangguan mata sehingga  kemampuan menulisnya bermasalah
  4. Alex membutuhkan dokter spesialis mata untuk mendapatkan penanganan yang tepat
  5. Meskipun Alex memiliki ciri ciri gangguan menulis, tapi Alex tidak termasuk anak dengan disgrafia

 Apa Yang Dimaksud Dengan Disgrafia?

Disgrafia adalah salah satu bentuk gangguan belajar yang berpusat pada kemampuan menulis anak. Karakteristik disgrafia adalah tulisan tangan anak yang sulit untuk dibaca. Hal tersebut disebabkan karena model tulisannya naik turun. Hurufnya sering tertukar antara didepan atau dibelakang. Susunan hurufnya tidak rapi sehingga terlihat lompat lompat. Anak yang mengalami disgrafia juga terkadang menggunakan kata-kata yang salah dalam berkomunikasi

Apa penyebab disgrafia?

Anak yang mengalami gangguang menulis atau disgrafia secara umum disebabkan karena ada gangguan neurologis, yaitu gangguan pada otak bagian kiri depan yang berhubungan dengan kemampuan membaca dan menulis. Anak disgrafia mengalami disharmonisasi antara kemampuan mengingat dan menguasai gerakan otot dalam menulis huruf dan angka.

Bagaimana cara mengatasi anak yang lambat menulis?

Lakukan diagnose secara tepat dan akurat. Dengan data yang akurat dapat membantu anak dengan gangguan menulis atau disgrafia dengan tepat. sehingga treatment yang diberikan menjadi efisien. Pada kasus Alex diatas ciri ciri awal menyimpulkan bahwa dia mengalami disgrafia. Namun setelah melalui serangkai orservasi dan diagnose dihasilkan kesimpulan Alex mengalami gangguan visual. Gangguan visual ini disebabkan karena ada permasalahan pada mata Alex.

Untuk membantu anak disgrafia kita dapat melakukan beberapa hal sebagai berikut;

  1. Tempelkan abjad dan angka disamping tempat tidur anak. Agar setiap hendak tidur dan bangun anak selalu melihat sehingga mudah mengahafalkan huruf.
  2. Ajari anak membedakan setiap huruf dengan menjiplaknya dengan seutas benang tebal. Hal ini juga membantu indra perabanya untuk mengingat bentuk setiap huruf yang dijiplaknya.
  3. Memberikan tugas menulis sederhana dan mudah
  4. Melatih memegang dan mengendalikan pensil atau alat tulis lainnya,
  5. Mengendalikan tekanan yang tepat di atas kertas dengan alat tulis,
  6. Mempertahankan posisi lengan kanan dan postur untuk menulis
  7. Duduk dengan posisi yang benar dan nyaman
  8. Pastikan tempat belajar memiliki pencahayaan yang baik, terang dan bersih.

Demikian beberapa alternative cara membantu anak disgrafia agar mampu menyelesaikan permalahan gangguan menulis. Menulis adalah kemampuan dasar manusia dalam berkomunikasi dengan sempurna.

Previous articleDampak Terlalu Dini Menyekolahkan Anak
Next articleEnuresis Nokturnal Pada Anak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here